Mfaroz memberi kabar, aku ga jadi nonton bareng dan taruhan bola. Aku mau di rumah saja.
Begini katanya :
Seorang teman mengebelku, yuk mari nonton Pertandingan Manchester vs Barcelona di Jalan Braga Bandung.
Katanya sich banyak gadis - gadis yang cantik ikutan, siapa tahu dapat..
wow..gimana ya?? aku khan lagi mau optimasi kontes seo
Mari Berkomunitas di Faceblog
Btw, moment pertandingan ini sangat digemari oleh Pecinta Sepak Bola di Tanah Air.
Pertandingan Sepakbola antara Barcelona melawan Manchester United (MU) tinggal menunggu hitungan jam. Dua tim besar ini akan mempertaruhkan gengsinya demi memperebutkan tahta juara Liga Champions Eropa, Sabtu besok, 28/05/2011 di Stadion Wembley, Inggris.
Sebagian besar mata pencinta sepakbola tanah air pun siap bergadang untuk memastikan siapa yang keluar sebagai pemenang. Tak peduli bedug subuh, tak peduli azan berkumandang. Semua saya prediksikan akan memenuhi kafe-kafe atau pos-pos hansip dimana layar TV akan full menanyangkan aksi gocek Lionel Messi sampai goyang Meksiko Chicharitho. Ya walaupun itu sama sekali tidak berhubungan dengan nasib bangsa Indonesia, bahkan nasib mereka sendiri.
Namun dalam sederet fakta itu, kisah MU menaklukan agama memang bukan barang baru. Di Inggris, MU sendiri bisa dikata sukses menaklukan Kristen sebagai agama dominan di Britania. Para pemuja MU pun memiliki jargon tersendiri yakni, “Old Trafford Is My Church.”
Aura militansi MU bukan saja terjadi di dalam lapangan, namun juga di jalan-jalan sekitar Manchester. Di pinggir jalan kota Manchester sendiri terdapat papan iklan besar yang bertuliskan kata-kata singkat: “It’s like Religion”.
Manchester is My Religion
Iklan itu tidak ada hubungannya dengan agama atau kepercayaan apapun. Namun uniknya, di situ terpampang gambar seorang pemain bola dengan latar belakang ribuan supporter fanatik MU. Jadi, iklan itu adalah iklan yang mengangkat identitas MU untuk menyinggung betapa gereja sangat sepi, lengang, dan penuh debu jika MU sudah bertanding.
Bahkan perbedaan Liga Inggris dibanding liga dunia lainnya akan tampak saat perayaan Hari Natal. Di Liga Inggris, walaupun hari Natal, yang namanya peratandingan sepakbola "haram" untuk libur. Mereka kemudian menyebut pertandingan saat itu dengan istilah Boxing Day, sebuah pertandingan sepakbola yang bersamaan dengan Hari Natal.
Anehnya, rekam jejak MU sebagai klub juga dipenuhi cerita miring. Bahwa para pemain MU trengginas di lapangan hijau, memang iya. Namun diluar itu, banyak para orangtua di Inggris sendiri khawatir jika melihat akhlak pemain MU yang sangatlah buruk dan dapat ditiru anak-anak mereka.
Naudzubillah
Ga jagi ach nonton barengnya, di rumah saja.
Ya sudah Mfaroz, good luck and sukses selalu
0 comments:
Poskan Komentar